25/05/13

Perjuangan

Berapa banyak sih cerita perjuangan anak-anak untuk bersekolah yang pernah kita dengar. Berapa banyak cerita perjuangan untuk dapat hidup lebih layak yang pernah kita saksikan. Berapa banyak cerita kesuksesan dari seseorang yang dulunya bukan apa-apa yang pernah menjadi inspirasi kita?
Tapi, berapa banyak dari cerita itu yang kita dapat terlibat didalamnya? Ya memang tidak menjadi tokoh utama, tapi paling tidak kita menjadi tokoh pendukung yang selalu ada dekat dengan tokoh utama. 

21/01/13

Tak ada hukum tertinggi untuk kasus “sederhana”

Beberapa hari yang lalu saya mendampingi teman untuk melakukan pengaduan ke pihak berwajib. Dia tersandung kasus penipuan yang mengkibatkan kerugian materil beberapa teman. 


Jadi ceritanya begini, teman saya ini sudah bebrapa lama menekuni usaha berjualan online. Alhamdulillah dari hasil usahanya dia dapat membiayai kehidupannya selama berkuliah diluar kota. Hari itu jumat, ada seseorang yang menghubunginya dengan maksud ingin memesan barang. Tidak berapa lama orang itu mengabarkan bahwa biaya untuk pembelian barang tersebut sudah di transfer ke rekening teman saya dan meminta teman saya untuk memeriksanya.  Karena hari itu sudah sore, teman saya aga malas untuk pergi ke atm. Tapi, sang pemesan mendesaknya untuk segera memeriksa rekeningnya dengan alasan rekening yang digunakan untuk melakukan transaksi adalah rekening kantornya.

27/10/12

Another 1st time story


Wow,,,lama banget ga posting. Oklah coba kita mulai lagi dengan sesuatu yang telah saya alami beberapa bulan kebelakang. New day, new story, new experience

Banyak orang yang hadir dan berlalu begitu saja dalam hidup saya, banyak yang berbekas dan memberikan banyak pelajaran untuk pendewasaan diri—meski bekasnya bikin sakit kalau diingat…hehehe. Beberapa orang memang berhasil “menguasai” hati saya pada saat itu, dan berhasil membuat saya memberikan “keistimewaan” padanya, tapi ternyata apa yang saya lakukan saat itu adalah sebuah kesalahan. Namun, orang kan belajar dari kesalahan. Tidak ada seorangpun yang berhasil tanpa melalui kesalahan. Hal itu benar-benar membuat saya belajar, belajar untuk memperlakukan semua orang sama—no leveling—dan yang terburuk saya lebih tidak peduli dengan siapapun lebih dari sebelumnya.

26/06/12

Share

Selalu saja ada yang dapat saya pelajari dari teman-teman di ciroyom. Sore itu saya datang sedikit terlambat, kegiatan sudah dimulai. Sambil berjalan menuju kumpulan adik-adik yang sedang asik mewarnai, salah seorang kaka relawan menghampiri saya dan menawarkan coklat—coklatnya banyak banget, tadinya mau ngambil banyak…hahaha. Kemudian duduklah saya dekat salah satu anak, tiba-tiba Ita menghampiri dan minta ditemani mewarnai. Tidak lama, Ajay dengan membawa meja mendekati saya. Dia ingin menunjukan kebisaannya mewarnai didepan saya,,,hehehe. Kemudian seorang anak menghampiri saya dengan membawa coklat—kayanya Ridwan deh—setelah memotong coklat yang ada ditangannya, dia memberikan potongan coklat itu pada saya. “ka, ini buat kaka.”, “udah ko, saya udah dapet”. Mendengar perkataan saya itu, dia tetap memaksa. “Engga ka, tadi dia udah satu, aku satu, satu lagi buat kaka”. Sambil tersenyum, saya mengambil potongan coklat dari tangannya.

Subhanalloh, anak seperti mereka saja masih ada rasa peduli untuk berbagi dengan kita. Mereka tidak hanya memikirkan dirinya sendiri, mereka masih tau bahwa hidup ini adalah tentang berbagi. Salut saya de…